Saat ini masyarakat islam mulai menyadari bahwa islamlah dasar pendidikan yang mampu mendidik manusia menjadi makhluk yang rahmatan lil’alamin . Berbagai penelitian yang berkaitan dengan metode pendidikan diberbagai negara ternyata menyimpulkan bahwa sistem berasrama adalah sistem yang terbaik. Dimana guru sebagai pendidik dan para murid hidup dalam satu lingkungan yang sama.
Guru berperan sebagai pengajar / penyampai informasi, pembimbing, pembina dan memberi teladan bagi para muridnya dalam berbagai aspek kehidupan. Para murid pun menerima pelajaran, baik yang disampaikan secara formal maupun non formal . Sehingga proses belajar dan pembentukan kepribadian bagi murid bisa berlangsung sepanjang hari dan setiap saat. Metode ini sangat efektif dalam membentuk karakter dan kepribadian murid. Inilah hakekat dari metode pesantren.
Pesantren sebagai sebuah lembaga pendidikan mempunyai keunikan tersendiri dia mempunyai arti penting bagi keluarga besar pesantren itu sendiri Bahkan dalam komunitas muslim dampak positifnya bisa meluas. Tidak terbatas pada santrinya saja, tetapi juga kepada masyarakat yang hidup di sekitar pesantren. Sehingga pesantren pun bisa berperan sebagai lokomotif dalam membangun peradaban.
Pesantren memang merupakan sub kultur begitulah K.H. Abdurahman Wahid mengatakan. Ia adalah komunitas kecil bagai miniatur masyarakat yang berbaur dengan masyarkat itu endiri.
Begitu banyak orang meneliti tentang keberadaan pesantren karena varian –varian yang ditonjolkan oleh pesantren masing-masing. Dewasa ini pesantren ditantang untuk memberikan kontribusi lebih dalam
mendampingi masyarakat dan negara, di nanti dan diharapkan peran
positifnya bagi perkembangan sosial pendidikan masyarakat .
Untuk itu kajian makalah ini akan membicarakan sekitar harapan terhadap pesantren tentang
apa saja yang harus dilakukan setelah menjelaskan apa yang telah
dilakukan pesantren dalam sejarah panjangnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa pesantren ini lewat para alumninya pernah menorehkan tinta emas dalam sejarah panjang perjuangan bangsa ini .
Pondok pesantren sebagai lembaga yang berakar dalam masyarakat telah berupaya untuk tetap eksis dengan turut pula menjadikan perannya sebagai lembaga pendidikan islam, lembaga dakwah dan lembaga pengembangan dan pemberdayaan masyarakat .
Pemberdayaan masyarakat dalam arti meningkatkan taraf hidup yang lebih baik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintan saja namun juga masyarakat itu sendiri. Dalam hal ini pondok pesantren sebagai lembaga keagamaan yang mengakar dimasyarakat dan sebagai lembaga pengembangan masayarakat sejak dahulu telah melakukan perannya yang cukup besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat baik dari aspek pendidikan spiritual maupun material .
Lewat tinjauan sejarah , analisa kondisi masyarakat dan analisa pesantren itu sendiri semoga tulisan ini lebih memperjelas peran pesantren dalam menjawab tantangan abad milenium III.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar